Featured Post

Cara Cepat Membuat Efek HDR Pada Foto Di Photoshop

Efek Foto HDR di Photoshop  - High Dinamic Range (HDR)  atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai Jangakauan Dinamis Tinggi dalam ...

5 Manfaat Memiliki Blog Bagi Seorang Desainer Grafis

Blog bisa digunakan sebagai portofolio online dan media untuk memajang kemampuan seorang desainer grafis. Jika diperhatikan, sebenarnya itu juga bisa berfungsi sebagai "kartu nama" online.

Berbeda dengan media sosial yang penggunaannya lebih pada sisi personal dimana publikasi konten bisa lebih beragam (campuran). Sedangkan, blog bisa dikendalikan dan fokus pada keahlian yang ingin Anda perlihatkan ke dunia dalam bidang tertentu saja.
Blog untuk desainer grafis
Foto oleh Pixelcreatures via pixabay.com

Portal online tersebut tidak sekedar ikut-ikutan trend saja atau sebatas "bersenang-senang" disana. Karena sudah cukup banyak juga yang membuktikan bisa mendapatkan penghasilan dari berbagai metode yang digunakan. Entah itu dari menyediakan ruang periklanan, menjual jasa dan produk desain online maupun lewat keuntungan seorang affiliate marketer.

Kelebihan yang didapatkan pun sangat banyak sekali dan bahkan memiliki prospek ke depan yang lebih jauh dibandingkan dengan sekedar menjadi seorang pekerja lepas (freelancer) ataupun bekerja di perusahaan desain sebagai seorang karyawan.

Selama blog tersebut tetap terkelola dengan baik dan memiliki pengunjung yang melimpah, selama itu pula peluang untuk mendapatkan berbagai manfaat positif bisa Anda peroleh.

Saya tidak mengatakan bahwa itu semua mudah untuk diraih. Namun, bahkan tanpa memiliki blog pun setiap orang harus melewati berbagai proses dalam bidangnya masing-masing. Semua butuh waktu.

Manfaat Memliki Blog Bagi Seorang Desainer Grafis


1. Sebagai media "pameran" online

Portofolio selain berguna menunjukkan karya apa saja yang sudah dihasilkan, juga dapat dinikmati sebagai sebuah produk seni yang memanjakan mata dan hati peminatnya. Entah itu teman atau sekedar pengunjung baru yang mulai mengenal blog Anda.

Yah, sekalian memaksimalkan event pameran offline yang pernah Anda ikuti.

Apalagi dengan kemajuan teknologi (gadget) saat ini dimana penetrasi informasi dalam banyak bidang, begitu banyak dicari secara online. Termasuk karya desain grafis.

2. Layanan jasa desain

Dengan dukungan portofolio diatas, bukankah itu bisa mempengaruhi pengunjung blog yang tertarik untuk memiliki karya desain dari yang telah Anda hasilkan?

Rekomendasi: Manfaat Jasa Desain Online

Pada tahap ini, jika memang Anda bersedia membuka layanan tersebut maka peluang untuk mendapatkan klien akan lebih besar (banyak). Apalagi jika banyak yang membagikan karya Anda di berbagai media sosial. Bisa-bisa malah desain Anda lebih viral di dunia maya ketimbang yang selainnya.

3. Meningkatkan otoritas atas diri pribadi dan skill yang Anda miliki

Orang dengan mudah akan mengetahui apa keahlian Anda. Dan semakin lama, Anda akan dikenal dengan baik dalam bidang tersebut.

Sebagai contoh, lihat website tutsplus dari Australia yang dikelola oleh Collis Ta'eed dengan banyaknya tutorial desain didalamnya. Dan sekarang menjadi salah satu situs belajar yang dikunjungi oleh berbagai kalangan yang tersebar dari banyak negara di dunia. Memang tidaklah sebentar dalam mengelolanya. Namun, semua itu terbayar dengan baik. Apalagi sudah banyak tutorial premium dan layanan kursus online yang disediakan. Belum termasuk dengan produk lainnya seperti tema atau template website yang dijual via Envato.

Otoritas tersebut akan mengingatkan pengunjung blog bahwa ketika ingin belajar atau menggunakan jasa desain, maka nama Anda-lah (atau alamat blog) yang akan muncul pertama kali dalam benak mereka. Bukan yang lain.

4. Memperluas jaringan dengan desainer grafis lainnya

Media online seperti devianart, behance dan sebagainya memang akan mendukung portofolio Anda. Namun, sampai kapan mau mengupload karya Anda di "rumah" orang lain!?

Dengan memiliki blog sendiri, Anda akan lebih leluasa dalam pengelolaannya. Namanya juga rumah sendiri, semua terserah Anda. Sedangkan, media lainnya seperti yang disebutkan diatas; bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan blog utama Anda dengan hanya mem-posting beberapa karya andalan yang mampu dilirik oleh banyak mata.

Dari sana, mereka yang tertarik kemudian akan mulai mengenal dan menghafal alamat blog Anda. Akan mulai berlangganan menjadi subscriber di blog tersebut dan menunggu dengan manis tiap update-an yang Anda terbitkan.

Dari kelas pemula hingga expert akan mulai mengenal Anda. Dan, pada akhirnya - langkah tersebut akan sedikit demi sedikit meningkatkan jaringan baik yang sekedar kenal, penggemar maupun potensi bisnis yang bisa dihasilkan.

5. Kendali penuh atas publikasi karya

Anda ingin posting apa saja? TERSERAH.

Dari yang Anda berikan hak cipta penggunaan khusus untuk pemanfaatan tertentu juga seperti yang bernilai komersil, BEBAS.

Karena Anda memiliki otoritas atas apapun yang ingin Anda bagikan dalam blog yang akan atau sedang dibangun. Dan justru desain-desain premium yang telah capek Anda buat itu, bisa jadi hanya akan dapat dilihat secara eksklusif di blog Anda saja. Bukan di media online lainnya. Ngapain coba, berusaha keras mempopulerkan website besar milik orang lain terus? Kenapa tidak mengembangkan konten sendiri untuk pengembangan blog mini Anda saja? Yekan?

Masih banyak lagi manfaat lain yang dapat diperoleh tentunya. Gak akan ada habisnya kalau dibahas satu-satu. Namun, setidaknya kelima hal diatas semoga menjadi gambaran besarnya. Tentunya juga setiap hal memiliki kekurangannya sendiri, termasuk memiliki blog bagi seorang graphic designer.

Sekarang giliran Anda akan melangkah kemana.

Jika ada pertanyaan, silahkan sampaikan via komentar di bawah. Dan, jangan lupa membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat. Terima kasih dan semoga bisa membantu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »