Mau Buat Blog Desain Grafis? Ini yang Anda Butuhkan

Kebutuhan untuk membuat blog tentang desain grafis

Bagi seorang Graphic Designer, memiliki sebuah blog memang bukanlah keharusan. Namun jika Anda tahu apa saja manfaat blog bagi seorang Desainer Grafis, maka mungkin Anda akan mulai untuk mempertimbangkannya.

Dan tidak menutup kemungkinan bahwa ketika karya Anda dipublikasikan di blog, maka akan semakin dikenal lagi oleh masyarakat secara lebih luas. Bahkan secara mendunia. Begitu juga dengan produk dan jasa yang Anda tawarkan secara online, akan lebih memperbesar peluang transaksi yang ada.

Membuat blognya sendiri sangatlah mudah. Anda bisa memulainya dengan menggunakan platform gratisan (sub-domain) seperti Blogger (DesainGrafisTut.blogspot.com) maupun wordpress (DesainGrafisTut.wordpress.com).

Karena sifatnya yang gratis ini, tentu nama blognya pun akan disertakan dengan sub-domain seperti pada contoh diatas.

Namun, akan lebih baik jika memiliki nama domain sendiri seperti DesainSpot.com karena akan lebih mudah untuk diingat dan juga dipercaya.

Dan, nama domain tersebut juga sebenarnya merupakan jenis "investasi" online yang sangatlah terjangkau dari segi harga. Terutama jika berencana menjualnya suatu saat nanti atau mendapatkan penghasilan dari jaringan periklanan seperti Google Adsense.

Dengan bermodalkan biaya sekitar 100 ribuan saja, Anda sudah bisa memilikinya. Bahkan, pihak penyedia atau penjual terkadang memberikannya lebih murah hingga gratis jika membeli paket hosting dalam kurun waktu tertentu.

Ekstensi domain yang ada pun sangatlah beragam. Bisa memilih .id, .com, .net dan sebagainya. Nama domain dengan ekstensi yang demikian, kemudian disebut sebagai Top Level Domain/TLD (Domain Tingkat Atas).

Jika Anda menggunakan platform dari Blogger.com, maka Anda hanya membutuhkan nama domain saja. Dan yang perlu Anda lakukan hanyalah mengarahkan blogspot sebelumnya ke domain yang baru Anda beli. Pihak penyedia domain dan hosting biasanya sudah memiliki panduan untuk melakukannya untuk memudahkan Anda.

Namun jika memutuskan untuk menggunakan CMS (Content Management System) dari Wordpress (.org), maka yang Anda butuhkan ada 2 yaitu nama domain baru dan hosting.

Hosting ini nantinya akan berfungsi sebagai media penyimpanan data apapun baik tulisan, gambar, plugin dan sebagainya yang ada dan membantu blog tersebut untuk dikembangkan.

Tentu dari segi harga, blogger merupakan pilihan yang termurah. Namun banyaknya keterbatasan yang dimiliki, banyak blogger dan pemilik website di seluruh dunia yang akhirnya menggunakan CMS Wordpress. Terlebih jika ingin memanfaatkan keunggulannya dalam optimasi terhadap mesin pencari.

Tidak mahal-mahal amat kok. Saya sendiri dengan hosting sebesar 2 GB saja hanya membutuhkan biaya sekitar 200 ribuan saja. Dan itu untuk jangka waktu setahun.

Jika Anda memutuskan untuk mencobanya dahulu memakai blogger, sah-sah saja. Apalagi kapasitas penyimpanannya merujuk pada kapasitas akun Google Drive yang sebesar 15 GB dan gratis.

Untuk blog bertopik desain grafis, kontennya pasti akan banyak juga menampilkan gambar. Baik berupa raster seperti hasil fotografi maupun vektor.

Jika menggunakan CMS Wordpress dengan kapasitas 2 GB, setidaknya Anda akan mampu mempublikasikan hingga ratusan konten. Dengan catatan bahwa setiap gambar yang Anda sisipkan baiknya dikompresi terlebih dahulu.

Silahkan baca cara memperkecil ukuran foto di Photoshop untuk membantu menghemat kapasitas hosting blog Anda.

Meskipun penggunaan Wordpress sangat saya sarankan, namun ada 1 hal penting yang juga perlu Anda ketahui yaitu terkait Bandwidth.

Bandwidth merujuk pada berapa jumlah pengunjung yang bisa ditampung oleh blog Anda. Biasanya dalam kurun waktu/bulan. Katakanlah, kira-kira dalam sehari blog Anda dikunjungi oleh seribu orang. Dan itu berlangsung selama 30 hari secara berturut-turut. Berarti total pengunjungnya adalah 30.000/bulan. Dengan kapasitas hosting yang ada saat ini, mampu tidak blog Anda untuk tetap bisa diakses?

Meskipun secara online sudah banyak cara untuk menghitungnya, saya sendiri menyarankan untuk menanyakannya langsung pada situs tempat Anda membeli paket hosting karena mereka yang lebih paham mengenai hal itu.

Jika pengunjung melebihi kapasitas yang ada, maka permasalahan selanjutnya adalah blog Anda akan susah untuk diakses atau dibuka oleh pengunjung. Dan persoalan ini tentu tidak ingin dialami oleh siapa pun.

Berbeda dengan blogger.com dimana biasanya selalu bisa diakses, sebanyak apapun pengunjungnya dalam sebulan. Bahkan hingga ratusan ribu atau jutaan per bulan pun akan tetap baik-baik saja. Jarang ada masalah sih.

Namanya juga sistem. Tentu masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan.

Jika Anda benar-benar pemula seperti saya, gunakan saja dulu blogspot yang di Custom Domain. Domain yang diubah-sesuaikan. Misalnya tadinya masih blogspot, kemudian memutuskan untuk mengarahkannya ke domain yang baru saja dibeli.

Selain domain dan hosting, konten berupa gambar pun bisa memanfaatkan situs untuk download foto dan vektor secara gratis tanpa adanya biaya royalti dan juga tidak melanggar Hak Cipta. Apalagi jika Anda membutuhkan foto atau desain objek tertentu. Jika ingin mendapatkannya dengan mudah, tinggal diunduh saja.

Hemat waktu dan juga biaya tentunya.

Sehingga, proses pengerjaan karya maupun orderan bisa lebih cepat untuk diselesaikan.

Demikian pengantar singkat mengenai apa saja yang Anda butuhkan untuk membuat blog desain grafis.

Jika masih banyak kekurangan yang perlu untuk diinformasikan, silahkan sampaikan via komentar dibawah ini.

Ingat juga untuk membagikan artikel ini jika bermanfaat. Sampai jumpa lagi.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »