Cara Mudah dan Murah Cetak Brosur Usaha Kecil Anda

Halo semuanya, kembali lagi di blog DesainSpot.com yang super sederhana ini. Untuk postingan kali ini, saya akan informasikan bagaimana cara yang mudah untuk mencetak brosur untuk usaha kecil Anda sendiri. Tentunya, manfaatnya untuk Anda adalah agar mendapatkan brosur yang harganya terjangkau bahkan bisa dibilang sangat murah.

Anda tertarik?

Cara untuk mencetak brosur murah dengan mudah

Jika Anda akan menggunakan layanan seperti tempat cetak brosur di Bali seperti artikel sebelumnya yang saya posting, bagaimana pun, tetap saja harganya akan jauh berbeda dibandingkan jika Anda melakukannya sendiri dan sedikit bekerja sama dengan pihak lain.

Dan dalam artikel ini akan saya perlihatkan bagaimana cara mudah dan murah tersebut untuk mencetak brosur Anda. Saya juga akan memperlihatkan bagaimana jika Anda tetap menggunakan jasa orang lain, terutama untuk jasa desain jika memang Anda tidak memilikinya atau tidak memiliki waktu yang cukup.

Bagaimana pun juga, untuk membuat desain brosur terbaik bagi bisnis atau kegiatan Anda itu perlu waktu untuk mengumpulkan ide, material desain, kemampuan menggunakan software dan lain sebagainya. Jika Anda rasa belum bisa, bagaimana kalau menggunakan jasa desain brosur yang murah saja?

Untuk keperluan tersebut, saya akan menginformasikan dimana Anda bisa melakukannya secara online.

Cara mudah dan murah untuk mencetak brosur usaha kecil Anda sendiri

Untuk mencetak brosur usaha kecil yang murah ini, tentunya harus ada yang akan Anda korbankan. Yaitu harus repot sendiri๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

Loh katanya mudah?

Maksudnya adalah, Anda atau lingkungan Anda itu sebenarnya sudah tersedia fasilitas misalnya seperti printer. Jadi ngapain lagi harus dicetak di tempat lain? Atau misalnya ada kenalan yang bisa membuatkan desain brosur usaha Anda, kenapa harus menggunakan jasa lainnya jika memang Anda bisa membayar teman Anda sendiri. Bisa nawar lagi. Hehehe.

Dengan syarat, ya harus murah dan terjangkau dibanding jasa lainnya. Kecuali harganya sedikit berbeda, namun hasilnya berkualitas dan Anda akan puas. Boleh-boleh saja.

Lalu, bagaimana cara mudah dan murah untuk mencetak brosur usaha atau kegiatan Anda tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Mendapatkan desain brosur sesuai kebutuhan Anda yang berkualitas baik dengan cara gratisan maupun berbayar

Namanya juga brosur, jadi bagaimana pun harus membuat desainnya terlebih dahulu. Jika Anda bisa melakukannya sendiri, saya kira untuk permasalahan ini tidak perlu dipersoalkan lagi. Jika masih ragu, cukup Anda perhatikan saja beberapa tips cara membuat desain brosur terbaik Anda pada artikel saya sebelumnya.

Jika Anda rasa bahwa waktu yang Anda butuhkan untuk membuat desain sendiri terlalu terbatas karena pekerjaan utama Anda, silahkan download saja template desain brosur yang sudah ada secara online. Banyak kok, bahkan jutaan yang sudah diupload.

Setelah itu, tinggal edit sedikit-sedikit saja, apalagi mengenai informasi, logo dan sebagainya. Namun secara keseluruhan, desain yang di download itu kan sebenarnya sudah jadi. Hanya butuh penyuntingan pada informasinya saja.

Hal ini bertentangan sebenarnya dengan tips yang pernah saya berikan karena desain brosur tersebut bisa saja tidak akan merepresentasikan bisnis Anda.

Tapi tentu itu akan dipikirkan kalau usaha Anda itu sudah skala perusahaan. Kalau masih baru atau kalau hanya sekedar usaha kuliner kecil-kecilan, tidak masalah. Apalagi kalau cuman sekedar promo yang berbatas waktu, hal itu wajar Anda lakukan.

Yang penting usaha dulu kan?

Anda juga bisa menyewa jasa freelancer seperti di Project.co.id, Sribu.com dan masih beberapa lagi situs serupa di Indonesia. Disana Anda bisa mendapatkan desain brosur terbaik sesuai keinginan Anda dengan hanya bermodal 50ribu saja.

Jika Anda membuat desain brosur bisa sampai menghabiskan waktu 3-5 jam, mending waktu tersebut digunakan untuk mengembangkan usaha saja. Kalau 5 jam Anda membuatnya, berarti waktu Anda senilai 10ribu/jam jika diabndingkan dengan harga jasa desain yang 50 ribu itu.

Padahal kalau berbisnis, bisa saja 10ribu/jam itu bisa didapatkan dengan mudah, bahkan lebih.

Entah Anda akan menyewa jasa desain brosur teman Anda sendiri atau secara online, yang perlu Anda persiapkan hanya satu saja. Yaitu materi informasi yang akan disampaikan dalam brosur tersebut.

Setelah itu, sambil Anda menjaga atau menajalankan bisnis, tinggal tunggu saja informasi apakah desainnya sudah jadi atau belum. Kalau bisa, berikan deadline apakah penyedia jasanya menyanggupi atau tidak.

2. Belanja kertas untuk mencetak brosur usaha kecil Anda.

Jika toko atau pabrik kertas terlalu jauh dari Anda, cari toko ATK (Alat Tulis Kantor). Di kota-kota besar dan kecil biasanya dapat kita temukan dengan mudah. Dan disana biasanya cukup lengkap untuk penyediaan kertas.

Mengenai jenis kertasnya, biasanya yang termurah adalah kertas HVS atau Art Paper untuk membuat brosur, silahkan tentukan sendiri ukurannya. Tanyakan dan lihat langsung kedua jenis kertas tersebut jika Anda masih kebingungan mengenai kualitas kertasnya.

Karena ini adalah usaha kecil, gak masalah jika kualitas mudah rusak oleh air. Kan gak mungkin juga dibagikan saat hujan.

Fokus saja pada informasi di brosurnya, mengenai kualitas desain dan kertas belakangan. Ini usaha kecil, yang penting berusaha dulu. Jika Anda perhatikan, toko yang sudah berdiri sejak bertahun-tahun pun masih menggunakan kertas HVS untuk promosi bisnisnya.

Anda pun bisa demikian supaya modal bisa dialihkan ke usaha yang lebih menguntungkan.

3. Desain sudah ada, kertas juga sudah terbeli, lalu apalagi? Mulai untuk mencetak desainnya langsung.

Tidak punya printer? Tanya pada tetangga Anda. Tawarkan saja uang 20 atau 50ribu untuk jasa sewa printernya sekalian menggunakan tintanya. Tetangga Anda juga bisa jadi senang untuk membantu usaha Anda. Bahkan kemungkinan besar biaya yang Anda tawarkan tidak akan diterimanya.

Kalaupun diambil, paling untuk menalangi biaya tinta saja ketika ia akan mengisinya ulang nanti. Apalagi kalau printernya sudah dimodifikasi dengan mengunakan tabung tinta, kalaupun Anda harus belanja tinta, tentu modifikasi tersebut harga tintanya lebih murah.

Saat mencetak desain brosur ini, Anda harus mengatur dengan baik susunan desain. Misalnya 1 kertas HVS cukup untuk mencetak 2 brosur, silahkan atur agar rata kanan-kiri atau atas-bawahnya karena nantinya akan dipotong (cutting) pada proses selanjutnya.

4. Ketika hasil desain brosur sudah selesai dicetak, bagaimana memotong kertasnya?

Anda bisa melakukannya sendiri jika memungkinkan. Namun jika khawatir bahwa potongan kertansya akan merusak brosur tersebut, silahkan gunakan jasa fotocopy. Nah loh!?

Begini.

Di tempat fotocopy itu kan biasanya juga sekalian disediakan alat untuk jilid laporan dan biasanya ada alatnya sendiri untuk cutting kertas atau sampul laporan. Gak perlu jauh-jauh ke percetakan karena bisa jadi lebih mahal untuk memotong kertasnya. Karena itu, ke tempat fotocopy saja.

Pada poin ketiga kan Anda sudah menyusun cetakan desainnya dengan baik, selanjutnya mas-mas fotocopynya tinggal nyusun kertasnya saja. Setelah itu dimulailah proses cuttingnya. Hanya beberapa menit dan selesai.

Lebih lama Anda ngantri di tempat fotocopy daripada proses cuttingnya.

Selesai.

Setelah itu Anda bisa langsung mulai menyebarkan brosur usaha kecil Anda. Langkah ini sangat murah ketimbang harus menggunakan jasa pihak lain. Tapi ya tadi itu, Anda sedikit repot. Sedikit saja. Karena pilihannya kan Anda mau membayar mahal atau tidak?

Baca juga: 30 Desain Brosur Unik dan Kreatif

Sekian cara mudah meskipun sedikit repot namun bisa mendapatkan brosur yang sangat murah untuk usaha kecil Anda. Coba saja dulu. Karena usaha itu harus dicoba, bukan dipikirkan terus. Semoga usaha Anda selalu sukses.

Komentar

Baca juga: