Contoh Desain Web Company Profile yang Ketinggalan Zaman

desainspot.com - Tren perkembangan desain web berubah-ubah setiap waktu. Tahun berganti, inovasi desain sebuah situs pun mengalami perkembangan.

Akan banyak diluar sana yang mungkin mengatakan kepada anda bahwa memiliki website bisnis berjenis company profile dengan tampilan yang modern dan up-to-date sesuai dengan tren desain terakhir akan sangat membantu perkembangan brand dan bisnis itu sendiri menjadi lebih baik.

Cukup masuk akal karena itu adalah pilihan terbaik dengan banyaknya keuntungan yang bisa didapatkan oleh sebuah bisnis.

Apalagi di zaman digital seperti saat ini, yekan? Kebanyakan bisnis berlomba-lomba menghadirkan identitas brand secara unik dan juga menarik yang bisa menjadi pembeda dengan kompetitornya.

Namun, bagaimana jika yang terjadi justru sebaliknya?

Bagaimana jika desain suatu web itu bisa dikatakan ketinggalan jaman atau bahkan jelek, tidak modern ditambah dengan minimnya konten didalamnya bahkan untuk sekelas website company profile sekalipun?

Dan yang lebih penting lagi, bagaimana jika justru tampilan website seperti itu berasal dari sebuah bisnis yang sudah puluhan tahun berdiri dan masih tetap eksis sampai saat ini?

Contoh website company profile dengan desain yang "gak banget" namun bisnisnya baik-baik saja hingga hari ini

Anda tahu Sandal Swallow?

Sepertinya produk pengalas kaki tersebut bukan lagi hal yang asing di kehidupan kebanyakan masyarakat Indonesia. Kita sudah mengenal nama sandal tersebut sejak kecil, bukan?

Bahkan masih banyak diantara kita yang sampai saat ini selalu menggunakan Swallow baik di rumah maupun ketika beraktivitas diluar ruangan. Mulai dari tukang bangunan hingga pejabat pemerintahan, siapa yang tidak memilikinya?

Anak kecil hingga orang dewasa dapat dengan mudah kita saksikan bahwa banyak yang menggunakannya.

Sepintas, bahkan tak berlebihan rasanya jika saya mengatakan produk sandal ini merupakan salah satu produk melegenda di kehidupan masyarakat Indonesia yang kejayaannya tak juga surut "ditelan" serbuan berbagai inovasi produk lainnya yang beragam.

Dilansir dari website resminya yang beralamat di www.sandalswallow.com, Swallow merupakan produk dari PT. Sinar Jaya Prakarsa yang didirikan sejak tahun 1982 silam oleh Bapak Amir Djohan.

Sampai tahun 2020 ini, setidaknya Perseroan Terbatas tersebut sudah berumur 38 tahun.

Dan pada usia yang sudah cukup dewasa tersebut, bukankah tak mengapa jika anda dan saya berharap akan melihat desain situs yang serba "wah" dengan berbagai ekspektasi terbaik yang bisa kita pikirkan?

Hanya saja, harapan akan hal tersebut sepertinya harus berhenti di tengah jalan. Setidaknya untuk sekarang saat saya menuliskan artikel ini.

Alasannya sederhana saja. Yuk lihat saja langsung tampilan website company profilenya.

Contoh desain website company profile PT. Sinar Jaya Prakarsa

Bagaimana? Ketinggalan zaman? Buruk? Bukankah desain situs diatas adalah apa yang tidak pernah anda inginkan untuk ditampilkan oleh web bisnis anda sendiri?

Terus terang, mau dilihat dari sisi manapun, seolah tidak banyak yang bisa dijadikan inspirasi dalam membuat desain sebuah website. Bahkan dibandingkan dengan sekelas blog biasa pun kalah jauh desainnya.

Yang hanya saya sukai hanyalah kesederhanaan dalam desain websitenya yang sebenarnya juga sangat biasa saja.

Pada navigasi situsnya juga hanya saya temukan ada 4 halaman menu saja.

Dan coba perhatikan, desain latar menu navigasinya pun masih menggunakan warna gradasi (hitam dan putih). Sedangkan, sejak bertahun-tahun yang lalu, era desain dengan skema warna solid (flat) masih belum juga surut popularitasnya hingga saat ini.

Penggunaan warna gradasi pada navigasi situs

Ditambah lagi dengan kehadiran pesan bagi pengunjung bahwa ada 2 halaman yaitu pada bagian Beranda dan Hubungi Kami yang menggunakan Flash yang versinya sudah kadaluwarsa dan perlu diupdate untuk menampilkan konten.

Tidak sampai disitu saja. Keberadaan desain logo favicon website juga tidak ditemukan dimana hal ini selalu direkomendasikan untuk ditampilkan sebagai salah satu identitas sebuah bisnis dan juga situs secara umum.

Desain logo favicon situs Sandal Swallow tidak ditampilkan

Pun logo perusahaan tersebut yang hanya berupa teks Swallow yang sepertinya tetap konsisten digunakan sampai hari ini dan seolah tidak pernah ada pembaharuan.

Halaman produk juga hanya menampilkan foto-foto produk saja dengan desain dan navigasi yang tradisional. Jika ingin memperbesar gambar, maka anda akan diarahkan menuju URL masing-masing foto dimana hal ini juga merupakan hal yang perlu dijauhi.

Jika disimpulkan, saya cukup yakin bahwa pemilik situs bisnis kebanyakan dan juga desainer website khusus company profile akan menjauhi jenis desain seperti itu.

Akan tetapi, dari berbagai kekurangan sana-sini, ada 1 hal penting yang sebenarnya sudah anda sadari sejak awal dan juga anda harapkan terjadi pada bisnis anda. Apa itu?

Eksistensi bisnis dalam waktu yang cukup lama!

Meskipun desain webnya tidak menginspirasi, ketinggalan zaman, DA/PA situsnya juga yang masih sangat minim skornya dan lain sebagainya, semua itu bukanlah tolok-ukur yang wajib untuk bisa menilai seberkualitas apa sebuah bisnis bisa survive di dunia digital.

Masih banyak pola dan strategi pemasaran lainnya yang perlu dipelajari dari perusahaan yang memproduksi Sandal Swallow ini karena sudah mampu tetap bertahan hingga puluhan tahun sejak saya sendiri belum dilahirkan.

Terkadang kalau dipikirkan, website company profile memang kadang hanya sebatas formalitas saja. Tidak juga perlu "gegayaan" sana-sini.

Bukannya saya bermaksud menyederhanakan manfaatnya. Namun, website Sandal Swallow sendiri menjadi bukti penting bahwa desain sebuah situs gak perlu yang mewah-mewah dan juga "elu santai aja dah!"

Hasilnya? Pertokoan di mall dan pasar-pasar modern, minimarket seperti IndoMaret dan AlfaMart, kios-kios pedagang kecil, kita masih dapat dengan mudah mendapatkan produk sandalnya. Masih banyak yang mencintai dan membutuhkannya.

Bahkan bisa dikatakan bahwa produknya sendiri sudah "membudaya" dalam kehidupan kita. Dan sepertinya tidak berlebihan ketika saya mengatakan hal itu.

Berdasarkan penjelasan diatas, bukankah mengembangkan bisnis itu terkadang kita tidak memerlukan solusi yang modern melainkan hal-hal yang sederhana saja?

Tapi semuanya kembali pada diri kita masing. Ingin membuat situs company profile yang super mahal sekalipun ya silahkan. Belum mampu juga untuk hire desainer web dan web developer, ya gunakan saja apa yang ada dulu.

Karena kita tidak pernah tahu akan sebesar apa bisnis anda kedepannya meskipun hanya memiliki situs yang super minimalis. Sukses selalu untuk kita semua.

Baca juga: Situs Menarik Untuk Melihat Desain Website Masa lalu

Komentar

Baca juga:

Ada Berapa Ukuran Standar Foto Polaroid?